Assalamau’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh,
Selamat pagi, salam sejahtera untuk kita semua
Bapak ibu guru penguji yang saya hormati serta
teman-teman seperjuangan yang saya banggakan.
Pertama- tama marilah kita panjatkan puji sukur
kehadirat Allah SWT karena atas limpahan berkah dan rahmatnyalah kita dapat
berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat wal’afiat sehingga kita bisa
melaksanakan ujian praktek hari ini. Izinkanlah saya saya untuk menyampaikan
pidato yang bertema “Cerita Rakyat Lombok dan Sumbawa sebagai Media Mendidik
dari Genarasi ke Generasi”
Seiring
dengan perkembangan jaman yang semakin terbuka dalam mengakses informasi,
termasuk akses untuk memperoleh informasi dari berbagai budaya luar negeri,
sehingga berpengaruh pada semakin memudarnya semangat untuk melestarikan budaya
daerah kita sendiri, khususnya cerita rakyat.
Cerita tentang
berbagai budaya asing mudah sekali masuk ke negara kita
melalui media,baik media
elektronik maupun media cetak, terlebih dengan semakin berkembangnya teknonolgi
informasi sehingga anak-anak jaman sekarang lebih tertarik membaca cerita-cerita seperti Harry Potter, Twilight,
Cinderella, dan sebagainya daripada cerita rakyat dari daerah kita sendiri,
seperti Putri Mandalika, Cupak Gerantang, Batu Pampang, dan sebagainya.
Bapak ibu guru penguji dan teman-teman sekalian,
pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang cerita rakyat dari daerah
Lombok, yaitu Cupak Gerantang. Cupak
Gerantang adalah cerita rakyat yang biasanya ditampilkan pada teater
rakyat tradisional khas Lombok yang sederhana. Lakon ini
biasanya dipentaskan pada acara-acara perayaan sperti acara pernikahan ataupun
pada festival seni budaya.
Cerita ini menceritakan tentang dua tokoh kakak
beradik yaitu Cupak dan Gerantang yang berkelana di hutan belantara untuk mendapatkan keberuntungan namun terjadi
pengkhianatan terhadap saudaranya sendiri yaitu Cupak yang menghianati adiknya,
Gerantang. Kakakter Cupak mencerminkan semua sifat yang buruk pada diri
manusia, ia rakus, dengki, seringkali berkhianat bahkan suka mencuri.
Karakternya pun digambarkan dalam penampilan dimana ia berwajah buruk rupa,
berbadan tambun, dan gerak geriknya mencerminkan sifat culas. Sedangkan karakter
Gerantang sang adik, memncerminkan sifat-sifat yang baik yaitu rendah hati,
jujur, berbudi pekerti baik, dan tutur katanya pun sopan. karakternya
digambarkan sebagai pemuda yang tampan, bertubuh bagai kesatria tegap namun
luwes, gagah dan gerak-geriknya halus.
Sang kakak Cupak
sering mencurangi bahkan berusaha membunuh sang adik Gerantang. Namun Gerantang
adalah seorang yang pemaaf dan tak pernah menyimpan dendam pada kakaknya.
Hubungan di antara keduanya memang dimaksudkan untuk menggambarkan dua sifat
pada manusia, baik dan buruk yang terus mengalami pertentangan. Namun sebagai
cerita rakyat yang mendidik, Lakon ini selalu diakhiri dengan menangnya sifat
baik yang ada dalam diri manusia.
Cerita Cupak
Gerantang ini pada awalnya adalah sebuah cerita rakyat yang sering ditampilkan
dalam bentuk seni tari topeng yang lama-kelamaan dikembangkan menjadi lakon
teater tradisional, dengan tujuan menjadi media pendidikan yang dapat dicerna
masyarakat sehingga penuh dengan makna dan ajaran positif yang terkandung didalamnya.
Bapak ibu guru
penguji serta teman-teman seperjuangan.
Kini Negeri ini penuh
dengan rumah mewah yang telah menelan rumah-rumah tradisional. Anak bangsa jaman
sekarang telah memiliki fasilitas-fasilitas yang mereka inginkan tetapi sifat
baik seperti yang dimiliki Gerantang kini susah ditemukan. Negeri ini penuh
dengan Cupak karena Gerantang masih terus bersembunyi, entah apa yang ditunggu.
Ketika semua orang
ingin menjadi pemimpin setelah itu pemimpinnya tak banyak melihat kebawah,
rakyat hanya memaki dengan suara yang tak terdengar karena orang yang dipercaya
untuk menyampaikan aspirasi hanya tukang berkelahi, ataupun preman yang
terbiasa hidup di terminal-terminal. Dan kini semakin banyak orang yang
memiliki sifat seperti Cupak.
Bapak ibu guru
penguji dan teman-teman yang saya sayangi,
Mungkin hanya ini
yang dapat saya sampaikan. kurang lebihnya mohon dimaafkan.
Wassalamualaikum
warrahmatullahi wabarakatuh, selamat pagi.
wahh mantaap, makasi yaa kaka.. copy dulu buat ujian praktek huehehe
BalasHapus